Rabu, 30 Juni 2010

PDE(pengantar data elektronik

KONSEP DASAR

DATABASE adalah Suatu susunan / kumpulan data operasional lengkap dari suatu organisasi/perusahaan yang diorganisir / dikelola dan simpan secara terintegrasi dengan menggunakan metode tertentu, dengan menggunakan komputer, sehingga mampu menyediakan informasi yang optimal diperlukan pemakainya.
SISTEM DATABASE adalah Suatu system penyusunan dan pengelolaan record-record dengan menggunakan komputer, dengan tujuan untuk menyimpan atau merekam serta memelihara data operasional lengkap sebuah organisasi/perusahaan, sehingga mampu menyediakan informasi yang optimal yang diperlukan pemakai untuk kepentingan proses pengambilan keputusan.

KOMPONEN DASAR DARI SISTEM DATABASE

Terdapat 4 komponen pokok dari system database :

A. DATA, dengan ciri-ciri :

a. Data disimpan secara terintegrasi (integrated)

Terintegrated yaitu Database merupakan kumpulan dari berbagai macam file dari aplikasi-aplikasi yang berbeda yang disusun dengan cara menghilangkan bagian-bagian yang rangkap (redundant).

b. Data dapat dipakai secara bersama-sama (shared)

Shared yaitu Masing-masing bagian dari database dapat diakses oleh pemakai dalam waktu yang bersamaan, untuk aplikasi yang berbeda.

B. HARDWARE ( perangkat keras)

Terdiri dari semua peralatan perangkat keras komputer yang digunakan untuk pengelolaan system database berupa :

1. Peralatan untuk penyimpanan, disk, drum, dll

2. Peralatan input dan output

3. Peralatan komunikasi data, dll

C. SOFTWARE (perangkat lunak)

Berfungsi sebagai perantara (interface) antara pemakai dengan data phisik pada database, dapat berupa :

1. Database Management System (DBMS)

2. Program-program aplikasi & prosedur-prosedur

D. USER (Pemakai)

Terbagi menjadi 3 klasifikasi :

1. Database Administrator (DBA), orang/team yang bertugas mengelola system database secara keseluruhan

2. Programmer, orang/team membuat program aplikasi yang mengakses database dengan menggunakan bahasa pemprograman

3. End user, orang yang mengakases database melalui terminal dengan menggunakan query language atau program aplikasi yang dibuat oleh programmer

DATA PADA DATABASE DAN HUBUNGANNYA

Ada 3 jenis data pada system database, yaitu:

1. Data operasional dari suatu organisasi, berupa data yang disimpan didalam database

2. Data masukan (input data), data dari luar sistem yang dimasukan melalui peralatan input (keyboard) yang dapat merubah data operasional

3. Data keluaran (output data), berupa laporan melalui peralatan output (screen, printer) sebagai hasil dari dalam system yang mengakses data operasional

KEUNTUNGAN PEMAKAIAN SISTEM DATABASE

1. Terkontrolnya kerangkapan data dan inkonsistensi

2. Terpeliharanya keselarasan data

3. Data dapat dipakai secara bersama-sama

4. Memudahkan penerapan standarisasi

5. Memudahkan penerapan batasan – batasan pengamanan.

6. Terpeliharanya intergritas data

7. Terpeliharanya keseimbangan atas perbedaan kebutuhan data dari setiap aplikasi

8. Program / data independent(Data berdiri sendiri)

KERUGIAN PEMAKAIAN SISTEM DATABASE

1. Mahal dalam implementasinya : karena membutuhkan biaya yang lebih besar untuk perangka keras, perangkat lunak dan personil yang lebih berkualitas

2. Rumit / komplek : karena kemampuan perangkat lunak yang lebih besar, menjadi terlebih rumit dan penguasaan yang lebih tingi antara lain untuk kebutuhan – kebutuhana

3. Penanganan proses recorvery & backup sulit

4. kerusakan pada system basis data dapat mempengaruhi departemen yang terkait

5. dan lain – lain.

ISTILAH-ISTILAH YG DIPERGUNAKAN DALAM SISTEM

BASIS DATA

a. Enterprise, suatu bentuk organisasi yang bergerak baik dalam bidang bisnis(komersial), tehnis, ilmu pengetahuan, militer, dan sebagainya).

Contoh : data sekolah —–> data mhs

Rumah sakit —–> pasien

b. Entitas, suatu obyek yang dapat dibedakan dengan objek lainnya atau obyek yang akan direpresentasikan dalam bentuk data operasional dalam basisdata

Contoh :

Bidang administrasi siswa —> entitas mahasiswa, buku, pembayaran

Bidang kesehatan —> entitas pasien, dokter, Obat

c. Atribute / field , setiap entitas mempunyai atribut atau suatu sebutan untuk mewakili suatu entitas atau unit bersama terkecil daripada data yang disimpan dalam basisdata.

Contoh :

Entity siswa —> field Nim, nama_siswa,alamat

Entity nasabah —> field Kode_nasabah,nama_nsh

d. Data value (nilai atau isi data), data actual atau informasi yang disimpan pada tiap data elemen atau attribute. Isi dari atribut disebut nilai data.

Contoh :

Atribut nama karyawan —> Sutrisno, budiman, dll

e. Record/ tuple, kumpulan elemen-elemen yang saling berkaitan menginformasikan tentang suatu entity secara lengkap.

Contoh : satu record mewakili satu data/informasi –> nim, nm_mhs, alamat

f. File, kumpulan record-record sejenis yang mempunyai panjang elemen sama,attribute yang sama, namun berbeda-beda data valuaenya

g. Kunci elemen data, tanda pengenal yang secara unik mengindentifikasikan entitas dari suatu kumpulan entitas

Tujuan Perancangan Database

1. Untuk memenuhi informasi yang berisi kebutuhan-kebutuhan user secara khusus dan aplikasinya.

2. Memudahkan pengertian struktur informasi

3. Mendukung kebutuhan-kebutuhan pemrosesan dan beberapa objek penapilan (response time, processing time dan storage space)

Aplikasi Database dalam Life Cycle

1. System definition: Pada tahap ini ditentukan lingkup sistem basis data, pemakaian basis data dan aplikasi basis data

2. Design: Pada tahap ini dilakukan perancangan logikal dan fisikal dari sistem basis data yang telah didefinisikan pada tahap 1. Hasil rancangan harus sudah siap diimplementasikan pada sistem basis data yang dipilih

3. Implementation: meliputi pekerjaan penulisan definisi konsepsual, eksternal dan internal dari basis data, pembuatan berkas-berkas(file) kosong and implementasi dari program-program aplikasi.

4. Loading atau Data Convertion(Pemangilan atau konversi data): Data dalam basis data dapat diisi dengan memanggil atau konversi data yang sudah ada ke dalam format sistem basis data yang dipakai.

5. Aplication Conversion: Program-program aplikasi dari sistem sebelumnya dikonversikan pada sistem yang baru.

6. Testing dan Validation: dilakukan penilaian dan tes terhadap sistem dan program aplikasi yang baru. Dalam hal ini harus melihat ketentuan atau kriteria sistem yang dibuat sesuai dengan yang didefinisikan pada tahap 1

7. Operation:Sistem basis data and program aplikasi dilaksanakan pada komputer yang dirancang siap operasional

8. Monitoring dan Maintenance(Pemantauan dan Pemeliharaan): Selama masa operasional, sistem basis data selaluu dipantau dan dilakukan pemeliharaan. Perubahan baik menyangkut data ataupun program aplikasi dapat dilakukan selama masa operasional

Ada 6 Fase Preses Perancangan Database

1. Pengumpulan dan Analis

a. Menentukan kelompok pemakai dan bidang-bidang aplikasinya:melakukan identifikasi bidang aplikasi dan kelompok pemakai, kemudian dipilih anggota kelompok pemakai yang dapat dipakai sebagai kunci pemakai utama yang dapat mewakili kelompoknya

b. Peninjauan dokuemntasi yang ada: mempelajari dan menganalisis dokumen yang ada pada aplikasi tertentu.

c. Analisa lingkungan operasi dan pemrosesan data:mempelajari sistem yang sedang berjalan baik itu masih menggunakan sistem manusl ataupun sudah mengggunakan sistem komputer

d. Daftar pertanyaan dan wawancara: pada calon pemakai yang dipandang potensial untuk meperoleh spesifikasi informasi dan proses yang diperlukan

2. Perancangan database secara konseptual

a. Perancangan skema konseptual: tentang organisasi data yang harus disimpan dalam basis data

b. Perancangan transaksi: yang dilakukan untuk memperoleh informasi dari sistem basis data hasil analisis pada tahap 1

Secara umum perancangan transaksi dapat dikelompokkan:

1. Transaksi pemanggilan, yaitu pemanggilan data untuk ditampilkan di layar monitor atau dicetak sebagai laporan. nisalnya pemanggilan nama dosen yang mengajar mata kuliah tertentu

2. Transaksi pembaharuan yaitu digunakan untuk pemasukan data baru atau perubahan data yang ada dalam basis data.Misal pemasukan nama dosen baru untuk mengajar matakulaih tertentu

3. Transaksi gabungan yaitu digunakan untuk kombinasi pemanggilan data dan pembaharuan data. Misalnya saja dalam kasus revisi perubahan pengisian KRS mahasiswa.

4. Pemilihan DBMS

a. Faktor teknis: meliputi kelangsungan dari sistem basis data untuk diterapkan dalam pengelolaan data

b. Faktor ekonomi dan politik organisasi: tidak lepas dari biaya belanja yang digunakan untuk berbagai kepentingan, diantaranya pembelian perangkat lunak sistem basis data, pembelian perangkat keras, biaya pemeliharaan sistem, biaya penyusunan basis data dan konversi data, biaya gaji personal, biaya pelatihan personal dan biaya operasi sistem.

Posted in Uncategorized | Tagged: | 1 Comment »

Pert 3 IMK

Posted by Eri Mardiani on September 6, 2008

RAGAM DIALOG

Ragam dialog (Dialoque Style) :

“Cara yang digunakan untuk mengorganisasikan berbagai tehnik dialog”

Beberapa Sifat setiap Ragam Dialog :

a. Inisiatif : Inisiatif merupakan sifat dasar dari sembarang dialog, karena inisiatif akan menentukan keseluruhan ragam komunikasi sehingga dapat ditentukan tipe-tipe pengguna yang dituju oleh sistem yang dibangun

b. Keluwesan : sistem yang mempunyai kemampuan untuk mencapai suatu tujuan lewat sejumlah cara yang berbeda. Keluwesan sistem tidak hanya sekedar menyediakan sejumlah perintah-perintah yang memberikan hasil yang sama

c. Kompleksitas : Di atas sudah dijelaskan bahwa keluwesan yang sering dituntut pengguna harus dibayar dengan kompleksitas implementasi yang semakin bertambah besar

d. Kekuatan : Kekuatan didefinisikan sebagai jumlah kerja yang dapat dilakukan oleh sistem untuk setiap perintah yang diberikan oleh pengguna

e. Beban Informasi : Ragam dialog yang terjadi antara komputer dengan manusia lebih menitik beratkan pada penyajian informasi yang dihasilkan komputer kepada pengguna

Karakteristik Ragam Dialog

a. Konsistensi : Konsistensi merupakan atribut yang sangat penting untuk membantu pengguna dalam mengembangkan mentalitas yang diperlukan dalam pengoperasian sebuah sistem komputer

b. Umpan balik : Ketika sebuah program aplikasi sedang dijalankan, pengguna seringkali harus menunggu sampai komputer menampilkan hasil yang ia inginkan

c. Observabilitas : Sistem dikatakan mempunyai sifat observabilitas apabila sistem itu berfungsi secara benar dan nampak sederhana bagi pengguna, meskipun sesungguhnya pengolahan secara internalnya sangat rumit

d. Kontrolabilitas : Kontrolabilitas merupakan kebalikan dari observabilitas, dan hal ini berimplikasi bahwa sistem selalu berada di bawah kontrol pengguna

e. Efisiensi : Efisiensi dalam sistem komputer yang melibatkan unjuk kerja manusia dan komputer secara bersama-sama adalah throughput yang diperoleh dari kerjasama antara manusia dan komputer

f. Keseimbangan : Strategi yang diambil dalam perancangan sembarang sistem manusia-komputer haruslah dapat membagi-bagi pekerjaan antara manusia dan komputer seoptimal mungkin

Kategori Ragam Dialog :

1. Ragam Dialog Interaktif

a. Dialog berbasis perintah tunggal (Command line dialogue). : Perintah-perintah tunggal yang dapat dioperasikan biasanya tergantung dari sistem komputer yang dipakai

b. Dialog berbasis bahasa pemrograman (Programming language dialogue). : Dalam keadaan tertentu, penggunaan dialog berbasis perintah tunggal sering tidak memadai, khususnya ketika pengguna harus memberikan sederetan perintah-perintah yang sama setiap kali ia menjalankan program aplikasi tersebut

c. Antarmuka berbasis bahasa alami (Natural language interface).: Dalam film fiksi ilmiah kita seringkali melihat adanya komunikasi antara manusia dengan komputer lewat suatu bahasa ucapan yang secara jelas memanfaatkan bahasa alami (natural language)

d. Sistem Menu : sistem menu merupakan pilihan yang tepat untuk menunjukkan kemampuan dan fasilitas yang dimiliki oleh sebuah program aplikasi kepada pengguna. Menu adalah daftar sejumlah pilihan dalam jumlah terbatas, yang biasanya berupa suatu kalimat atau kumpulan beberapa kata

e. Dialog berbasis pengisian formulir (Form filling dialogue) : Teknik dialog pengisian borang (form-filling dialogue) merupakan suatu penerapan langsung dari aktifitas pengisia borang dalam kehidupan sehari-hari dimana pengguna akan dihadapkan pada suatu bentuk borang yang ada di layar komputer yang mereka gunakan

f. Antarmuka Berbasis Ikon : Sejalan dengan penggunaan simbol-simbol dan tanda-tanda kehidupan kita sehari-hari, antarmuka sering memanfaatkan simbol-simbol dan tanda-tanda ini untuk memberitahukan pengguna akan kemampuan dan fasilitas yang dimiliki oleh suatu program aplikasi. Ragam dialog yang banyak menggunakan simbol-simbol dan tanda-tanda untuk menunjukkan suatu aktifitas tertentu disebut dengan antarmuka berbasis ikon

g. Sistem Penjendelaan (windowing system) : bagian dari layar yang digunakan untuk menampilkan suatu informasi. Informasi disini dapat berupa informasi tekstual maupun grafis

h. Manipulasi Langsung : Karakteristik yang sangat penting dari ragam dialog ini adalah adanya penyajian langsung suatu aktifitas oleh sistem kepada pengguna sehingga aktifitas itu akan dikerjakan oleh sistem komputer ketika pengguna memberikan instruksi lewat manipulasi langsung dari semacam kenyataan maya (virtual reality) yang terpampang lewat tampilan yan muncul di layar

i. Antarmuka Berbasis Interaksi Grafis : Secara umum cukup sulit membedakan antarmuka berbasis manipulasi langsung dengan antarmuka berbasis interaksi grafis

2. Dialog berbasis perintah tunggal (Command line dialogue).

“Perintah-perintah tunggal yang dioperasikan tergantung dengan sistem operasi komputer yang dipakai “.

contoh :

DOS (dir, delete, format, copy, dll)

Unix / Linux (ls, vi, who, passwd, dll)

3. Dialog berbasis bahasa pemrograman (Programming language dialogue).

“Dialog yang dikemas sejumlah perintah ke dalam suatu bentuk berkas (file) berupa batch file“.

4. Antarmuka berbasis bahasa alami (Natural language interface).

“Dialog yang berisikan instruksi-instruksi dalam bahasa alami (manusia) yang diterjemahkan oleh sistem penterjemah”.

5. Sistem Menu

” Dialog yang menampilkan daftar sejumlah pilihan dalam jumlah terbatas “

Sistem Menu terbagi menjadi 2 yaitu :

a. Sistem Menu Datar : sistem menu yang menampilkan semua pilihan secara lengkap.

- Selektor pilihan

- Penggunaan Tanda terang (highlight marker)

b. Sistem Menu Tarik (Pulldown): sistem menu yang akan menampilkan pilihan dalam kelompok-kelompok tertentu

6. Dialog berbasis pengisian formulir (Form filling dialogue).

” Dialog dimana pengguna (user) dihadapkan ke suatu bentuk formulir dilayar komputer yang berisi sejumlah pengisian data dan opsi (option) yang telah ditentukan “.

7. Antarmuka berbasis ikon (icon)

” Dialog yang menggunakan simbol atau tanda untuk menunjukan suatu pilihan aktifitas tertentu”.

8. Sistem Penjendelaan

“Sistem antarmuka yang memungkinkan pengguna untuk menampilkan berbagai informasi pada satu atau lebih jendela (window) “.

Jenis-jenis jendela (window) :

a. Jendela TTY

Jendela TTY merupakan jenis jendela yang paling sederhana. Secara sekilas jenis jendela ini mirip denagn tampilan apa adanya karena jendela TTY hanya trtdiri atas sebuah jendela yang mempunyai fasilitas pemindahan halaman (scrolling) secara otomatis pada satu arah. Dalam jendela ini, pengguna mengetikkan perintah pada bagian bawah layar tampilan, dan komputer akan memberikan tanggapan yang juga ditunjukkan pada bagian bawah dari layar tampilan tersebut.

Ciri utama dari jendela jenis TTY adalah ketika kursor sudah berada pada suatu baris, maka kursor itu tidak dapat dipindah ke baris sebelumnya atau di atasnya (dengan menganggap bahwa arah pemindahan halaman adalah ke bawah).

Contoh sederhana dari jendela TTY adalah jendela (tampilan) pada saat Anda berada pada dot prompt

b. Time-Multiplexed Windows

Pemikiran yang mendasari digunakannya istilah time-multiplexed windows adalah bahwa layar tempilan merupakan sumber daya yang bisa digunakan secaar bergantian oleh sejumlah jendela pada waktu yang berlainan. Jenis jendela ini banyak diterapkan pada editor teks.

Time-multiplexed windows berupa jendela yang dapat digeser (scrollable windows), dan frame-at-a-time windows. Jendela yang dapat digeser, yang biasanya diterapkan untuk berbagai teks editor, dilengkapi dengan failitas penggeseran jendela secara otomatis maupun secara manual yang dapat dikontrol dengan mengaktifkan tombol-tombol tertentu. Dengan bantuan perintah-perintah lain, pengguna juga dapat mengendalikan ke arah mana jendela harus bergeser. Pengguna dapat memasukkan informasi sebanyak-banyaknya pada endela tersebut, dan apabila jendela tersebut tidak dapat menampilkan informasi yang ada, maka informasi itu akan dipindah tempatnya ke posisi lain secara otomatis atau dengan intervensi tertentu dari pengguna.

c. Space multiplex window

Dalam space-multiplexed windows, lebar layar dibagi-bagi menjadi beberapa jendela dengan ukuran yang bervariasi, dan jenis jendelanya dapat ditentukan berdasar ketergantungan antara satu bisa siletakkan “di atas” jendela yang lain, dan apakah masing-masing jendela bisa diubah ukurannya. Jenis-jenis jendela yang tergolong dalam kelompok ini adalah jendela satu dimensi, jendela dua dimensi, dan jendela dua setengah dimensi.

Jendela satu dimensi adalah jenis jendela dimana layar dapat dibagi menjadi beberapa secara vertikal atau horisontal yang masing-masing bagian dapat diubah ukurannya. Jendela-jendela yang termasuk dalam jendela satu dimensi antar asatu jendela dengan jendela lain tidak dapat saling ditumpangtindihkan. Contoh sistem jendela yang termasuk dalam kategori ini adalah sistem jendela pada perangkat lunak Bravo, pada pengolah kata Word Perfect versi DOS misalnya Word Perfect versi 5.0 atau 5.1, maupun pada Lotus 123 versi DOS pula.

Pada jendela dua dimensi, lebar layar dapar dibagi menjadi beberapa jendela baik pada arah vertikal maupun horisontal, sehingga seolah-olah membentuk tabel dari beberapa buah jendela. Meskipun layar bisa dibagi-bagi ke arah vertikal maupun horisontal, tetapi antara satu jendela dengan jendela yan lain tidak dapat salin tumpang tindih. Contohnya addlah pada perngkat lunak yang berama Cedar.

Jendela dua setengah dimensi pada prinsipnya sama dengan jendela dua dimensi, tetapi mempunyai kelebihan bahwa jendela yang ada bisa bisa saling tumpang tindih dengan tidak mengganggu informasi yang ada pada jendela yang lain. Jenis jendela ini merupakan jenis jendela yang saaat ini paling banyak dijumpai di pasaran perangkat lunak, karena banyak diterapkan pada berbagai program-program aplikasi.

d. Non Homogen

Jendela non homogen adalah jenis jendela yang tidak dapat dikelompokkan pada jenis jendela diatas. Dua dari beberpa jenis jendela homogen adalah ikon, dan zooming window.

Pada zooming window, pengguna dapat melihat bagian tertentu dari obyek yang diamati secara lebih terinci, karena jendela ini dapat di perbesar maupun diperkecil sesuai dengan kebutuhan

9. Manipulasi Langsung.

- Pengertian

” Penyajian langsung aktifitas kepada pengguna (user) sehingga aktifitas akan dikerjakan oleh komputer ketika pengguna memberikan instruksi langsung yang ada pada layar komputer “.

- Penerapan :

a. Kontrol Proses : Kontrol proses di dalam berbagai industri, misalnya pada pembangkitan dan penyaluran listrik dan industri makanan berskala besar biasanya memanfaatkan tampilan visual yang berupa panel-panel kontrol yan dihubungkan ke suatu sistem pengontrol berbasis komputer. Dalam perkembangannya, panel-panel kontrol yang semula menempel pada dinding tembok, sehingga memerlukan ruangan yang cukup besar, kemudian diubah menjadi semacam tampilan yan dapat digambarkan pada layar komputer, sehingga operator akan lebih nyaman

b. Editor Teks : Konsep WYSIWYG (what you see is what you get) merupakan fenomena pengolah kata modern yang banyak sekali memberikan kemudahan pada pengguna. Pengguna akan mendapatkan hasil cetakan seperti apa yang muncul pada layar tampilan. Sehingga, ketika pengguna melakukan manipulasi atas suatu teks pada layar, maka sebenarnya ia juga melakukan manipulasi atas hasil cetakan yan ia harapkan

c. Simulator : Simulator merupakan sistem miniatur yan mencoba menirukan kerja suatu sistem yang berskala sangat besar atau sangat kecil jika dilihat dari kacamata orang awam. Contohnya misalnya pada simulator penerbangan. Di dalam simulator penerbangan, seorangcalon pilot seolah-olah sedang berada didalam sebuah pesawat yang menjadi tanggung jawab secara penuh. Kesalahan yang sangat kecilpun akan sangat diraskan oleh calon pilot yang ada didalam sebua simulator itu. Meski denga tampilan yang tidak selengkap papan kontrol papan pada pesawat, seseorang dapat mempelajari hal-hal yang sangat mendasar agar ia dapat menerbangkan suatu pesawat terbang

d. Kontrol Lalu lintas penerbangan : Sistem radar berpegang pada adanya kemampuan untuk mengenal pola bentuk-bentuk tertentu seperti yang dapat dikerjakan oleh manusia. Dalam hal ini, dunia tiga dimensi tempat sebuah pesawat sedang menjelajahi dunia ini akan diterjemahkan ke dalam layar dua dimensi yang ada di hadapan seorang operator. Lewat tampilan dua dimensi, yang merefleksikan dunia tiga dimensi itulah seorang operator dapat mengontrol lalu lintas penerbangan

e. Perancangan Bentuk/model ( computer aided design ) : Saat sekarang kita dapat meliha berbagai program aplikasi untuk perancangan suatu sistem. Contoh yang pali populer barangkali adalah sebuah program yang bernama engan Auto CAD. Dengan program ini kita dapat merancang suatu model pesawa terbang, baik dengan tampilan yang disebut denagn wireframe model maupun berujut tampilan seperti sebuah pesawat yang sesungguhnya dengan memanfaatkan fasilitas rendering yang dimilikinya. Program ini juga serin dimanfaatkan untuk melakukan pemetaan berbasis komputer (computer-based mapping)

10. Antarmuka Berbasis Interaksi Grafis.

“Dialog berbentuk pesan atau informasi pada suatu gambar atau link yang tampil ketika pengguna melakukan suatu aktifitas”.

KONSEP TIPE DATA

Konsep Tipe Data

Pembagian Tipe Data:

1. Tipe sederhana(Simple Type): disebut juga sebagai tipe data skalar, yakni bahwa dalam sebuah perubah hanya dimungkinkan untuk menyimpan sebuah nilai data, yakni bahwa tipe data skalar menunjukkan untuk data tersebut nilainya terbentuk menurut suatu urutan tertentu.

  • Tipe Ordinal(Ordinal Type) adalah sebuah subset dari tipe data sederhana. Semua tipe sederhana disebut sebagai data dengan tipe ordinal kecuali tipe real. Dalam bahasa pascal, tipe data skalr menunjukkan bahwa untuk data tersebut nilainya terbentuk menurut urutan tertentu, yaitu nilainya ada dalam urutan. Karakteristik dari tipe ordinal adalah:

1. Merupakan himpunan berurutan(Ordered set) dan setiap nilai berkaitan dengan ordinalitasnya, yaitu nilai integral. Dalam semua tipe data kecuali integer, nilai pertama mempunyai ordinalitas = 0, 1 dan seterusnya. Semua nilai kecuali pada character yang pertama mempunyai nilai pendahulu dan semua nilai kecuali character terakhir tidak mempunyai nilai penerus.

2. Fungsi standar ORD atau ordinalitasnya dapat diterapkan pada sembarang tipe ordinal untuk mengetahui ordinalitasnya.

3. Fungsi standar PRED atau Predecessor dapat diterpkan untuk mengetahui pendahulunya.. Jika diterapkan pada nilai pertama akan menyebabkan error

4. Fungsi standar SUCC atau successor dapat diterapkan untuk mengetahui niali penerusnya. Jika diterapkan pada nilai akhir akan menyebabkan Error. Turbo pascal memiliki tujuh tipe ordinal standar, yaitu: integer, long int, byte, word, boolena dan character. Ada pula tipe ordinal yang dapat didefinisikan sendiri oleh user yaitu tipe subrange, enumerated.

  • Tipe Integer adalah tipe data yang nilainya tidak memiliki titik desimal. Dalam bahasa pemrograman pascal hanya digit yang bisa muncul sebagai integer, tidak boleh ada character lain termasuk koma kecuali + dan -. Adal lima tipe data yang termasuk dalam kelompok ini, yaitu integer, short int, long int, bute dan word.
  • Tipe Boolean adalah nilai data yang sangat penting untuk pengambilan suatu keputusan dalam suatu program karena pada tipe ini data akan mempunya dua nilai, yaitu benar dan salah. Operator yang digunakan adalah AND, OR atau NOT.

  • Tipe Char, kata char disini digunakan untuk mendefinisikan tipe data yang nilainya merupakan himpunan karakter yang dikenal komputer seperti dalam tabel ASCII. Dalam program pascal, nilai data tipe char ditulis diantara tanda petik, misalnya ‘F’ ‘A’ ‘U’ ‘Z’ ‘I’ ‘15’ ’12, dan perlu diingat bahwa data tipe char hanya terdiri dari 1 karakter seperti ’FAUZIAH RIZKY AMALIA’ atau ‘AMIK BINA SARANA INFORMATIKA’ yang merupakan tipe data char yang lebih kompleks sehingga disebut dengan string. Ada enpat fungsi yang telah didefinisikan dapat digunakan untuk memanipulasi data tipe char, yaitu:


1. Fungsi ordinal,ord(kar), dan kar adalah adalah data tipe char yang nilai ord(kar) adalah angka urutan dalam kode ASCII yang digunakan untuk melambangkan karakter tersebut. Sebagai contoh ord(‘A’) adalah 65.

2. Fungsi karakter, chr(I) dengan I bilangan bulat positif, merupakan kebalikan dari fungsi ord. Nilai yan diperoleh merupakan karakter ASCII yang dinyatakan dengan urutan ke I, contohnya: chr(65) adalah ‘A’

3. Fungsi pendahulu, pred(kar), dengan Kar adalah data tipe char dimana nilai pred(kar) adalah karakter yang dalam urutannya mendahului kar. Contoh:pred(‘B’) adalah ‘A’

4. Fungsi penerus, succ(kar) dengan nilai succ(kar) adalah karakter yang dalam ururtannya sesudah kar. Contoh:succ(‘B’) adalah ‘A’

  • Tipe Real adalah suatu bilangan yang berisi titik desimal. Dalam bahasa pemrograman pascal minimal harus ada satu digit sebelum titik desimal. Tidak boleh ada koma dan nilainya bisa positif atau negatif. Dapat dinyatakan dalam bentuk eksponsial dengan notasi E,sebagai contoh: 0.00017543 adalah 1.7543E-4.

Terdapat 5 macam data pada tipe real, yaitu: real, single, double, extended dan comp. Operator matematika yang digunakan adalah +, -, *, /

Penggunaan tipe data real ini adalah dalam perhitungan matematika, sains dimana derajat ketelitian sangat diperhatikan.

2. Tipe String adalah data yang berisi sederetan karakter yan banyaknya bisa berubah-ubah sesuai kebutuhan, dengan besarnya adalah antara 1 sampai dengan 255 karakter.

Bentuk umum penulisan tipe data ini adalah:

Type pengenal = string[panjang]; dengan

Pengenal = nama tipe data

Panjang = bilangan bulat yang menunjukkan jumlah karakter

Sebagai contoh:

Tipe kata = string[50]

Var Nama1, Nama2 : Kata;

Operasi String

1. Prosedur Standar

2. Fungsi Standar

3. Tipe Struktur, pada tipe ini setiap perubah dapat menyimpan lebih dari sebuah nilai data yang masing-masing nilai data disebut komponen. Karakteristik tipe data terstruktur ini adalah ditentukan berdasarkan cara penstrukturan dan tipe masing-masing komponen. Ukuran tipe terstruktur dalam bahasa pemrograman Turbo Pascal maksimum 65520 byte. Pada tipe ini terdapat empat buah tipe data terstruktur, yaitu larik, rekaman, himpunan, dan berkas

a. Tipe larik(array tipe) adalah tipe terstruktur yang mempunyai komponen dalam jumlah yang tetap dan setiap komponen mempunyai tipe data yang sama. Posisi masing-masing komponen dalam larik dinyatakan sebagai nomor index.

Bentuk umum penulisan

Type pengenal = array[tipe index] of tipe; dengan

Pengenal = nama tipe data

Tipe index = tipe data untuk tiap nomor index

Tipe = tipe data komponen

Parameter tipe index akan menentukan banyaknya komponen larak/array tersebut, sebagai contoh:

Type vek = array[1..100] of integer;

Akan menunjukkan bahwa vek adalah tipe data yang berupa larik/array yang komponennya bertipe integer dan banyaknya adalah 100 buah. Dekalarasi yang disebutkan diatas disebut dengan deklarasi array/larik dimensi satu atau dapat disebut juga dengan vektor, sedangkan untuk larik/array dimensi banyak dapat dilihat pada conoth deklarasi berikut:

Type Tbl = array[1..100 ] of array [1..5] of real; atau

Type Tbl = array[1..100,1..5] of real;

b. Tipe record adalah kumpulan data yang setiap elemennya bisa mempunyai tipe data yang berbeda satu sama lainnya. Pada larik, semua elemen harus bertipe sama.

c. Tipe set/himpunan adalah kumpulan objek yang mempunyai tipe data yang sama dan urutan penulisannya tidak diperhatikan. Setiap objek dalam suatu set disebut anggota atau elemen himpunan.

d. Tipe file atau berkas adalah kumpulan sejumlah komponen yang bertipe sama yang jumlahnya tidak tertentu dan biasanya tersimpan dalam suatu media penyimpanan luar.

e. Tipe pointer adalah fasilitas yang memungkinkan pemakai menggunakan perubah yang bersifat dinamis

f. Tipe terbilang atau enumerated, disebut demikian karena semua nilai yang ada disebut dengan cara satu persatu.

Contoh:

Type TOKO = (baru,ramai,sukses,rapi);

TypeHARI =(minggu,senin,selasa,rabu,kamis,jum’at,sabtu,minggu);

TypeBULAN =(jan,feb,mar,apr,mei,jun,jul,ags,sep,okt,nop,des);

typeSEKOLAH=(tk,sd,smp,sma,universitas);

Tidak ada komentar:

Posting Komentar